2016 - Ganesha Flora Bali

Jual Aneka Tanaman Hias Daun, Bunga, Buah, Pohon Peneduh, Pupuk, Alat Pertamanan, Media Tanam. Menyediakan Jasa Sewa Tanaman Murah dan Menjual Produk Herbal Alami Asli Bali

Tanaman Herbal Kenanga

Tumbuhan kenanga merupakan tanaman yang menghasilkan bunga yang harum dan wangi, biasa disebut juga dengan pohon parfum. Pohon ini merupakan tanaman liar yang dapat tumbuh subur pada daerah dengan ketinggiannya mencapai 1200 meter dari permukaan laut. Tanaman bunga ini diduga berasal dari asia tenggara termasuk Indonesia. Bunga kenanga ini sering dimanfaatkan untuk bunga tabur dan pohonnya sebagai peneduh dihalaman rumah maupun di tepi-tepi jalan.

Orang jawa menyebut tanaman ini dengan nama kenongo. Bunganya sering dimanfaatkan untuk ritual, dicampur dengan bunga melati, bunga mawar dan bunga-bunga lainnya.  Pada keluarga bangsawan (keluarga keraton), bunga tersebut juga digunakan untuk bahan ‘ngadi salira’ (perawatan tubuh).

Untuk mendapatkan bunga kenanga yang baik, waktu yang tepat untuk pemanenan adalah saat bunga telah berwarna kuning. Pemanenan dilakukan pagi-pagi sekali sebelum matahari terbit, hal ini untuk menghindari penguapan dari senyawa minyak atsiri yang terkandung didalamnya.

CIRI-CIRI KENANGA.
Tanaman bunga kenanga memiliki batang yang cukup besar, berdiameter 0,1-0,7 meter dan tingginya mencapai 5-20 meter. Batang pohon kenanga lurus, dengan kayu keras dan cocok untuk bahan peredam suara (akustik). Daunnya panjang, halus dan berkilau. Bunganya hijau kekuningan (ada juga yang bersemu dadu, tetapi jarang), menggelung seperti bentuk bintang laut, dan mengandung minyak biang, cananga oil yang wangi.

Sekuntum bunga kenanga umumnya mempunyai enam buah lembar daun dan satu buah mahkota berwarna kuning.

KLASIFIKASI ILMIAH.
Kingdom (Dunia/Kerajaan): Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisio (Pembagian): Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Classis (Kelas): Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas : Magnoliidae
Ordo (Bangsa): Magnoliales
Familia (Suku): Annonaceae
Genus (Marga): Cananga
Species (Jenis): Cananga odorata (Lamk.) Hook.

Nama Latin Bunga Kenanga: Cananga Odorata
Indonesia: Kenongo, Kenanga, jelaprang
Inggris: Ylang-ylang
Thailand: Kradanga
Pilipina: Ilang Ilang

KANDUNGAN ZAT
Bunga kenangan mengandung beberapa zat kimia yang digunakan dalam mengobati beberapa penyakit. Sejumlah kandungan zat penting tersebuat antara lain: flavonoida, saponin, polifenol, dan minyak atsiri.

Minyak atsiri tanaman ini mempunyai bau yang sangat khas, mengandung beberapa komponen penting yang dapat digunakan juga sebagai insektisida alami. Beberapa komponen tersebut antara lain: eugenol, farnesol, asam bensoat, geraniol, safrol, eugenol, kadinen, bensin asetat, linalool, dan pinen.

KHASIAT DAN MANFAAT KENANGA
Orang Indonesia umumnya memanfaatkan bunga kenanga ini untuk kesehatan tubuh, antara lain: mengobati pusing, demam, mual-mual, sakit kepala, nyeri otot, nyeri sendi, dan obat nyeri haid.

Biasanya pemanfaatan bunga kenanga dilakukan langsung dalam bentuk segar atau baru selesai dipetik, kemudian diseduh dengan air hangat. Selanjutnya, air seduhan tersebut diminum.

Berikut ini adalah beberapa resep tradisional ramuan obat menggunakan bunga kenanga:

(1). Jamu Setelah Melahirkan.
Zaman dahulu, kala dokter dan bidan masih jarang, untuk memulihkan kembali kondisi seorang ibu yang habis melahirkan, maka dibuatlah jamu dengan ramuan bunga kenanga. Caranya adalah dengan memanfaatkan bunga kenanga yang masih muda, kayu rapet, pegatsih, kunci pepet, kunyit, jongrahab, jalawe, dan jakeling. Semua bahan tersebut ditumbuk halus (dipipis), kemudian diseduh dengan air panas. Kemudian airnya disaring dan diminum.

(2). Bunga Kenangan untuk Mengobati Bronkhitis.
Ambil 2 kuntum bunga kenanga yang sudah kering, lalu direbus dengan satu gelas air panas sampai mendidih hingga tersisa setengah gelas. Setelah dingin, airnya diminum secara rutin setiap sore dan pagi hari.

(3). Bunga Kenangan untuk Obat Sesak Napas.
Bunga kenanga yang sudah kering sebanyak 3 kuntum, cuci sampai bersih lalu seduh dengan 1 gelas air panas dan tutup dengan rapat saat menyeduhnya, dan selanjutnya saring ambil airnya, minum secara rutin tiap sore dan pagi hari.

(4). Mengobati Malaria
Untuk mengobati malaria, ambil 3 kuntum bunga kenanga yang sudah dikeringkan, kemudian diseduh dengan 1 gelas air panas, lalu ditutup rapat. Setelah dingin, airnya disaring dan diminum secara teratur.

(5). Ramuan Kenanga untuk atasi rematik encok
Ambil 10-15 gram bunga kenanga yang belum mekar, 30 gram daun srikaya, 20 gram daun ketapang, 20 gram jahe, 10 butir merica, dicuci lalu ditumbuk halus, tambahkan air secukupnya, kapur sirih secukupnya, kemudian diaduk rata lalu ditempelkan pada bagian yang sakit. Lakukan pengobatan 2 kali sehari.

(6). Ramuan Kenanga untuk atasi demam nipas.
Ambil 5 kuntum bunga kenanga, 5 kuntum bunga turi merah, 10 gram kencur, 10 gram kunyit, 10 gram temu hitam, 25 gram asam. Semua bahan diatas ditumbuk hingga halus, tambahkan sedikit garam dan air matang secukupnya, kemudian digosokkan pada bagian punggung atau sebagai tapal pada perut. Lakukan 2 kali sehari.

(7). Ramuan Kenanga untuk atasi kudis.
50 gram kenanga dicuci bersih dan ditumbuk hingga halus, tambahkan 20 cc minyak kelapa dipanaskan sebentar, setelah dingin oleskan pada bagian kulit yang sakit 2 kali sehari.

(8). Ramuan Kenanga untuk atasi gigitan serangga.
2-5 kuntum bunga kenanga, 1 kuntum bunga mawar, 10 kuntum bunga melati dihaluskan tambahkan 1 sendok minyak kelapa kemudian dioleskan pada bagian yang sakit.

(9). Ramuan Kenanga untuk atasi keputihan.
30 gram kenanga, 30 gram kulit delima kering direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, kemudian disaring dan diminum bila airnya sudah dingin. Lakukan secara teratur 2 kali sehari masing-masing 150 cc.

(10). Ramuan Kenanga untuk atasi bau badan.
15 gram bunga kenanga, gula batu secukupnya direbus dengan 600 cc hingga tersisa 300 cc, lalu disaring dan airnya diminum selagi hangat. Lakukan secara teratur hingga bau badan hilang.

(11). Ramuan Kenanga untuk mengobati radang saluran kencing.
10-20 gram bunga kenanga, 30 gram daun kumis kucing segar, 30 gram sambiloto segar, 30 gram daun sendok segar, dicuci bersih dan direbus dengan 1 liter air hingga tersisa 500 cc lalu airnya diminum. Lakukan secara teratur 2 kali sehari masing-masing 250 cc. (prof. hembing).

(12). Ramuan Kenanga untuk atasi sakit kepala.
15 gram bunga kenanga, 15 gram jahe diiris-iris kemudian direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, lalu disaring dan airnya diminum selagi hangat.

Manfaat yang paling spesial dari bunga kenanga adalah sebagai semprotan obat anti nyamuk. Hal ini merujuk dari hasil penelitian dengan mengoleskan ekstrak bunga kenanga pada tubuh marmut.

Kandungan minyak atsiri yang terdapat dalam ekstrak bunga kenanga tersebut lalu meresap ke pori-pori marmut. Campuran antara keringat dan minyak atsiri ini akan menguap ke udara dan menimbulkan bau. Bau tersebut akan terdeteksi oleh reseptor kimia yang terdapat pada tubuh nyamuk dan diteruskan ke pusat impuls saraf. Hal inilah yang kemudian direspon otak nyamuk agar menghindari tubuh marmut.
Walaupun sampai sekarang harga obat antinyamuk ekstrak bunga kenanga masih mahal, namun tidak menimbulkan efek samping seperti kebanyakan obat antinyamuk yang di jual di pasaran.

Demikianlah pengenalan tentang Tanaman Kenanga.. semoga bermanfaat.

Share:

Bunga Matahari (Helianthus annuus L.)

Bunga matahari (Helianthus annuus L.)

Bunga matahari (Helianthus annuus L.) adalah tumbuhan semusim, berasal dari suku Asteraceae (kenikir-kenikiran) yang cukup populer dan banyak dimanfaatkan baik sebagai tanaman hias maupun sebagai penghasil minyak untuk bahan pangan maupun industri.

Bunga tumbuhan ini memiliki ukuran cukup besar, biasanya berwarna kuning terang, dengan kepala bunga berdiameter bisa mencapai 30 cm. Bunga matahari sebetulnya adalah bunga majemuk, tersusun dari ratusan hingga ribuan bunga kecil pada satu bongkol. Bunga Matahari juga memiliki perilaku khas dimana bunganya selalu condong menghadap ke arah matahari atau heliotropisme. Orang Perancis menyebutnya tournesol atau "pengelana Matahari".

Bunga matahari merupakan bunga nasional Ukraina dan bunga resmi negara bagian Kansas, Amerika Serikat.

Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Plantae
(tidak termasuk): Angiospermae
(tidak termasuk): Eudikotil
(tidak termasuk): Asterids
Ordo: Asterales
Famili: Asteraceae
Upafamili: Helianthoideae
Bangsa: Heliantheae
Genus: Helianthus
Nama binomial: Helianthus Annuus L

Karakteristik
Tumbuhan ini berasal dari Amerika Tropik bagian utara (Meksiko), tinggi tanaman bisa mencapai 3 s/d 5 meter tergantung varietasnya. Daun tunggal lebar. Batang biasanya ditumbuhi rambut kasar, tegak, jarang bercabang.

Bunga tersusun majemuk. Terdapat dua tipe bunga yaitu bunga tepi atau bunga lidah yang membawa satu kelopak besar berwarna kuning cerah, dan bunga tabung yang fertil yang menghasilkan biji. Bunga tabung ini jumlahnya bisa mencapai 2000 kuntum dalam satu tandan bunga. Penyerbukan terbuka (silang), dibantu oleh serangga. Pada hari yang cerah, tandan bunga majemuk akan mengikuti arah pergerakan harian Matahari.

Buahnya bertipe buah kurung (achene). Buah kering berdinding agak keras dan tak terlalu tebal. Buah ini sering disangka 'biji' bunga Matahari, karena memang tidak dapat dengan mudah dibedakan. Biji yang sesungguhnya terletak di dalam, terlindung oleh buah yang serupa tempurung.

Berdasarkan kegunaannya, budidaya bunga matahari dibedakan menjadi empat kelompok budidaya, antara lain; (1) Kelompok penghasil minyak yang dimanfaatkan minyak bijinya. Biji kelompok ini memiliki cangkang biji yang tipis. Kandungan minyaknya berkisar 48% hingga 52%. Untuk menghasilkan satu liter minyak diperlukan biji dari kira-kira 60 tandan bunga majemuk. (2) Kelompok pakan ternak, dipanen daunnya sebagai pakan atau pupuk hijau. (3) Kelompok tanaman hias, yang memiliki warna kelopak yang bervariasi dan memiliki banyak cabang berbunga, dan (4) Kelompok kuaci, untuk dipanen bijinya sebagai bahan pangan.

Tumbuhan ini telah dibudidayakan oleh orang-orang Indian Amerika Utara sejak ribuan tahun lalu. Selanjutnya tersebar ke Amerika Selatan dan menjadi salah satu sumber pangan bagi warga Inka. Setelah penaklukan oleh orang Eropa, bunga Matahari diperkenalkan ke Eropa dan berbagai penjuru dunia lainnya pada abad ke-16. Semenjak abad ke-17 bijinya digunakan dalam campuran roti atau diolah sebagai pengganti kopi serta cokelat. Penggunaannya sebagai sumber minyak mulai dirintis pada abad ke-19.

Habitat
Bunga matahari menyukai tanah yang subur dan hangat. Tumbuhan ini menyukai suasana yang cerah. Mengingat asalnya, tumbuhan ini cocok tumbuh pada tempat dengan iklim subtropik. Di daerah tropika hasilnya tinggi jika ditanam pada dataran tinggi. Di daerah beriklim sedang seperti Eropa tumbuhan ini hanya bisa ditanam pada musim semi hingga musim gugur dan harus dihindari terkena frost.

Minyak bunga matahari
Seperti telah disinggung pada bagian kelompok budidaya, pemanfaatan bunga Matahari terutama adalah sebagai sumber minyak, baik pangan maupun industri. Sebagai bahan pangan, minyak bunga Matahari cocok dipakai untuk menggoreng, mengentalkan, serta campuran salad. Minyak bunga matahari kaya akan asam linoleat (C18:2), suatu asam lemak tak jenuh yang baik bagi kesehatan manusia. Kepentingan teknik menginginkan minyak dengan kadar asam oleat yang lebih tinggi dan terdapat pula kultivar bunga Matahari yang menghasilkan minyak dengan kualitas demikian (mengandung 80% hingga 90% asam oleat, sementara kultivar untuk pangan memiliki hanya 25% asam oleat).
Share:

Kitolod, Tanaman Herbal Untuk Kesehatan Mata Anda.

Kitolod, Tanaman Herbal Untuk Kesehatan Mata Anda.

Tahukah anda tanaman ini? Yang pasti anda sering melihat tanaman ini diselokan atau tempat lembab lainnya. Terkesan sebagai tanaman yang tidak berguna. Tapi tahukah anda bahwa Kitolod ini sangat berkhasiat untuk penyembuhan gangguan mata (rabun, katarak, minus dan plus) dan kanker?

Secara ilmiah tanaman ini mempunyai nama ilmiah Isotoma longiflora atau Laurentia longiflorayang mengandung senyawa alkaloid yakni lobelin, lobelamin dan isotomin. Daunnya mengandung alkaloid, saponin, flavonoid, dan polifenol. Getah tanaman mengandung racun, tetapi bagian tanaman lain memiliki efek antiradang (antiflamasi), antikanker (antineoplasmik), menghilangkan nyeri dan menghentikan pendarahan.

Menurut Prof.(HC) Dr. H.W. Isnandar, seorang pakar TOGA pimpinan Jamu Dayang Sumbi, kita dapat menggunakan bunga segar kitolod untuk pengobatan mata mulai dari rabun, katarak bahkan mata minus dan plus. Hanya dengan mengambil bunga kitolod yang masih segar, kemudian dimasukkan kedalam segelas air putih, gelas ditutup dan dibiarkan 5 menit kemudian digunakan untuk merambang atau merendam mata. Hal ini dilakukan tiap hari sampai sembuh. Selain bunganya, di beberapa daerah juga digunakan beberapa daun kitolod yang telah dipotong pucuknya, kemudian di celupkan dalam segelas air bersih dan digunakan untuk menetesi mata. Mata akan terasa sangat pedih, tetesi terus sampai rasa pedihnya berkurang dan hilang.

Perlu diingat, baik bunga maupun daun kitolod yang digunakan haruslah benar benar bersih. Disarankan untuk menggunakan daun atau bunga kitolod yang dibudidayakan, atau tidak mengunakan tanaman ki tolod yang berasal dari tempat yang kotor yang pada akhirnya justru akan memperparah penyakit mata kita.

Prof. DR (HC) H. W. Isnandar menyebutkan bahwa kitolod juga merupakan tanaman penting dalam menyembuhkan kanker.

Berikut adalah ramuan untuk menyembuhkan penyakit kanker :
Ada 4 bahan yaitu :

Bahan I :
- Tumbuhan Kitolod 7 tangkai (dari akar hingga daun)
Ø Lempuyang 7 tangkai (dari akar hingga daun)
Ø Kesambi (Inbau) 7 pucuk daun
Ø Benalu teh 7 lembar (yang basah)
Ø Benalu cengkeh 7 lembar (yang basah)
Ø Benalu coklat 7 lembar (yang basah)
Cara membuat :
Ø Rebus semua bahan dengan air sebanyak 3 gelas hingga mendidih, sisakan hingga 2.5 gelas. Setelah dingin peras dan ambil airnya saja, sisihkan.

Bahan II :
Ø Kunir putih 2.5 kg
Ø Bangle 0.5 kg
Ø Lempuyang 0.5 kg
Cara membuat :
Semua bahan diparut lalu diperas tanpa tambahan air. Sisihkan setengah jam untuk diambil sarinya saja, sedangkan kanji yang tersisa di bagian bawah dibuang.

Bahan III :
Ø Biji Kedawung 0.25 kg
Cara membuat :
Ø Goreng kedawung tanpa minyak (sangrai) hingga mekar dan buang kulitnya.
Ø Kemudian tumbuk dan ayak halus, sisihkan.

Bahan IV :
Ø Paku bumi 2 cm
Ø Jamurkayu 1 keping selembar telapak orang dewasa
Cara membuat :
Parut kedua bahan tersebut lalu dicampur menjadi satu dengan bahan ketiga.

Cara buat seluruh bahan :
Ø Keempat bahan tersebut diatas dicampur menjadi satu lalu direbus hingga mendidih
Ø Tambahkan gula sebanyak 350 gram dan garam secukupnya
Ø Aduk hingga rata dan mengkristal (sampai kering)
Ø Angkat dan dinginkan
Ø Lalu ayak hingga halus

Cara pemakaian :
Campurkan 1 sendok makan ramuan diatas dengan 0.5 gelas air hangat sesuai dengan kebutuhan.
Share:

Bunga Kertas (Bougenville)

Bunga Kertas (Bougenville)

Tanaman Bunga Kertas atau Bougenville (nama ilmiah: Bougainvillea, terutama B. glabra) merupakan tanaman hias populer. Bentuknya adalah pohon kecil yang sukar tumbuh tegak. Keindahannya berasal dari seludang bunganya yang berwarna cerah dan menarik perhatian karena tumbuh dengan rimbunnya. Seludang bunga ini kerap dianggap sebagai bagian bunga, walaupun bunganya yang benar adalah bunga kecil yang terlindung oleh seludang.

Tanaman bunga kertas atau bougainvillea ini mempunyai seludang yang berwarna-warni. Oleh karena itu, tanaman bougainvillea menjadi tanaman hias yang sangat populer karena kecantikkan warnanya dan cara merawatnya yang mudah.

Berasal dari Amerika Selatan, tanaman ini sering ditanam di taman dan kawasan perumahan. Pada waktu tanaman ini berbunga, tanaman ini mempunyai kebiasaan merontokkan beberapa daunnya. Seludang bunga ( atau spatha) merupakan daun pelindung, yang seringkali berukuran besar, yang menyelubungi seluruh bunga majemuk waktu belum mekar. Seludang bunga dapat dijumpai pada struktur generatif ("bunga") tumbuhan anggota suku aren-arenan (Arecaceae) dan suku talas-talasan (Araceae). Seludang bunga sebenarnya merupakan suatu bentuk khusus dari daun pelindung (bractea).

Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:  Plantae
Divisi:  Magnoliophyta
Kelas:  Magnoliopsida
Ordo:  Caryophyllales
Famili:  Nyctaginaceae
Genus:  Bougainvillea

Spesies
Bougainvillea buttiana
Bougainvillea glabra
Bougainvillea peruviana
Bougainvillea spectabilis
Bougainvillea spinosa

Bougainvillea disebut tanaman bunga kertas karena bentuk seludang bunganya yang tipis dan mempunyai ciri – ciri seperti kertas. Nama Inggris bunga ini adalah Bougainvillea yang diambil dari nama Sir Louis Antoine de Bougainville, seorang prajurit AL Perancis. Antara jenis pokok bunga kertas tersohor ialah Bougainvillea ‘Elizabeth Angus’; Bougainvillea ‘Red’; Bougainvillea Pultonii; Bougainvillea ‘Easter Parade’ dan Bougainvillea ‘Lady Mary Baring’.

Perawatannya pun mudah, tidak memerlukan waktu yang lama karena spesies tumbuhan ini sangat sesuai ditanam di kawasan beriklim tropis dan khatulistiwa seperti negara kita dan bisa tumbuh hingga 10 meter tingginya. Batang tanaman bunga ini agak keras, mempunyai duri yang tajam dan bercabang-cabang. Perkembang biakannya pula hanya memerlukan keratan batang yang disemai di dalam bungkus plastik ataupun pot dengan cara mudah. Selain itu, tanaman ini juga mempunyai sulur yang rapat, daun yang lebar dan berbentuk bujur tirus yang mampu membentuk rimbunan pokok di kawasan halaman rumah atau juga sebagai tumbuhan pagar di kawasan yang menarik.

Walaupun bunga tanaman ini berukuran kecil dan berbentuk corong, namun memiliki banyak manfaat. Contohnya saja untuk dandanan rambut, campuran bunga untuk mandian pewangi, dan sebagai kegunaan di upacara pemakaman bagi kaum Cina dan India.

Tanaman bunga ini terdiri dari berbagai macam warna, seperti jingga, merah menyala, merah jambu, merah pucat, kuning, ungu, putih, dan berbagai campuran warna.

Dengan sedikit perawatan ringkas, penyiraman air dan pemupukan, mampu mengembalikan kesegaran tanaman bunga kertas ini dalam jangka waktu kurang dua minggu. Dan jika ingin tanaman bunga kertas ini berbunga seterusnya, kita hanya perlu mengurangi pemberian air dan pupuk lantas meletakkan pot tanaman di tempat yang terkena sinar matahari.
Share:

Nona Makan Sirih (Clerodendrum thomsoniae)

Nona Makan Sirih (Clerodendrum thomsoniae)

Nona Makan Sirih (Clerodendrum thomsoniae) adalah sejenis tanaman hias merambat anggota suku Lamiaceae (dulu dimasukkan ke dalam Verbenaceae). Asalnya dari Afrika barat tropis namun kini tersebar di seluruh penjuru dunia karena populer sebagai tanaman hias penaung.

Tumbuhan ini adalah liana lemah yang dapat mencapai panjang 4 meter, dengan daun oval sampai memanjang 8-17 cm. Bunganya tersusun sebagai cymosa, dengan 8-20 kuntum; kelopak bunga berwarna putih atau ungu pucat, mahkota bunga berwarna merah, panjang 2 cm. 

Klasifikasi
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
     Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
         Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
             Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
                 Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
                     Sub Kelas: Asteridae
                         Ordo: Lamiales
                             Famili: Lamiaceae
                                 Genus: Clerodendrum
                                     Spesies: Clerodendrum thomsonae Balf.F

Tanaman ini biasa ditanam sebagai tanaman hias di halaman atau di taman-taman, dan dapat ditemukan sampai ketinggian 1,000 m dpl. Dapat ditanam di pot atau di tanah, menyukai lokasi yang sedikit terlindung atau terkena matahari penuh untuk berbunga bagus. Perdu memanjat atau merambat, tinggi 2-5 m. Tanaman ini mempunyai ranting muda yang bentuknya persegi empat. Daun tunggal, bertangkai, bentuknya bulat telur memanjang, ujung runcing, tepi rata. Bunga keluar dari ujung ranting atau ketiak daun, dalam rangkaian yang bersifat rasemos, warnanya merah berseludang putih kekuningan, Buah bulat warnanya hijau dengan 2-4 biji, bila masak warnanya coklat hitam. Perbanyakan dapat dilakukan dengan biji, stek atau pemecahan akar.

Selain digunakan sebagai tanaman hias yang dapat memberikan kepuasan psikologis, rasa nyaman dan senang, ternyata si “Nona Makan Sirih” ini pun memiliki fungsi sebagai tanaman obat. Penyakit yang dapat diobati dengan menggunakan tanaman ini adalah radang selaput gendang telinga yang biasanya menyerang anak-anak.
Share:

Melati Jepang (Pseuderanthemum Reticulatum)

Melati Jepang (Pseuderanthemum Reticulatum)

Tanaman Melati merupakan salah satu jenis tanaman hias yang berbunga. Di Indonesia, salah satu jenis tanaman ini yaitu Melati Putih sangat terkenal, bahkan dijadikan sebagai “puspa bangsa” atau simbol nasional. Hal itu dikarenakan bunga ini melambangkan kesucian dan kemurnian, serta dikaitkan dengan berbagai tradisi dari banyak suku di negara Indonesia. Bunga Melati Putih merupakan suatu keharusan sebagai hiasan rambut pengantin dalam upacara pernikahan berbagai suku di Indonesia, terutama suku Jawa dan Sunda.

Dari sekian banyaknya jenis tanaman melati, salah satu yang banyak dibudidayakan adalah Melati Jepang yang dalam bahasa latinnya disebut Pseuderanthemum Reticulatum. Tanaman hias ini termasuk kedalam kategori tanaman semak yang tumbuhnya tegap.

Sekilas Tanaman Melati Jepang
Sama seperti tanaman Melati lainnya, tanaman Melati Jepang ini juga mempunyai bentuk pohon yang berbatang kecil. Tinggi batang Melati Jepang hanya sekitar 1 sampai 2 meter. Sangat cocok bila digunakan sebagai penghias taman atau halaman rumah. Daun-daunnya terletak berhadap-hadapan dan tumbuhnya berselang-seling. Daun Melati Jepang ini berukuran lebar antara 5–10 cm dan panjangnya dapat mencapai 15 cm. Daunnya berwarna hijau tua atau hijau muda dengan campuran warna kuning, yang telah menambah kesan keindahan dari tanaman ini. Bunga-bunga Melati Jepang terdapat pada satu tangkai yang bulat dan panjangnya sekitar 20 cm. Bunganya ini terdapat di sepanjang tangkai dan merapat pada ujungnya. Bentuk kumpulan bunganya ini, secara keseluruhan merupakan tandan yang ke luar dari ketiak daun. Kelopak bunga berwarna hijau dan mempunyai sela-sela dalam yang menyerupai gigi. Mahkota bunga bentuknya seperti tabung yang pada ujungnya terbuka. Bentuknya bulat telur atau bulat panjang. Warna dari mahkota bunganya ini ungu muda yang hampir berwarna putih susu.

Nama Botani: Pseuderanthemum reticulatum,Nama umum: Golden Pseuderanthemum, Yellow-vena Eranthemum, El dorado, Golden Eldorado, Nama keluarga: Acanthaceae

Etimologi: genus Pseuderanthemum berasal dari pseudes dalam bahasa Yunani, yang berarti 'palsu', yang merupakan nama dari kelompok tanaman yang sangat terkait erat. 'Eranthemum', dari erranos, yang berarti 'cantik', dan anthemon, yang berarti 'bunga'; dan reticulatum, yang berarti 'bersih', mengacu pada venation seperti jaring karakteristik pada dedaunan.

Negara Asal: Berasal dari hutan terbuka Polinesia dan Melanesia. Jenis tanaman: Hias berbunga tropis semak.

Bunga Melati Jepang dapat tumbuh dimana saja. Di dataran rendah bunga ini dapat tumbuh dengan baik begitu juga jika ditanam di dataran tinggi, maka Melati Jepang dapat tumbuh dengan sempurna.

Dalam menanam Melati jenis ini diperlukan beberapa syarat yang harus dipenuhi agar bunga tumbuh subur dan baik. Hal utama yang harus dipenuhi yaitu adalah tanah, menanam Melati Jepang harus dengan tanah yang tidak mudah digenangi oleh air dan juga mengandung banyak bahan organik. Tempat penanamannya juga harus mempunyai curah hujan rata-rata 112 sampai 119 mm per bulan. Selain itu, kelembaban udara juga harus berkisar antara 50%-80%. Di Jepang, bunga melati ini akan tumbuh dengan baik pada saat cuaca kering dan mendapatkan sinar matahari yang cukup banyak.

Selain memiliki daya tarik keindahan yang kuat, ternyata tanaman ini juga mempunyai nilai ekonomis yang tinggi. Salah satu contohnya adalah tanaman ini digunakan sebagai bahan baku industri kosmetika, minyak wangi, tekstil, dan penyedap teh. Potensi tersebut dikarenakan oleh kandungan minyak atsirinya yang dikenal bermutu baik, meliputi senyawa-senyawa seperti Livalylacetat, Indol, dan Benzyl.

Selain itu, bunga melati juga bermanfaat dalam terapi-terapi kesehatan, antara lain untuk mengobati penyakit sesak napas, sakit kepala, demam, dan stres. Di pasaran, minyak bunga Melati Jepang dijual bebas dalam dua bentuk, yaitu Minyak Melati dalam bentuk konsentrat dan absolut. Dalam bentuk konsentrat, minyak bunga melati masih banyak mengandung zat warna, lilin, dan berbagai komponen penyusun minyak atsiri, sedangkan dalam bentuk absolut komponen-komponen tersebut telah mengalami pemisahan lebih lanjut atau telah mengalami pemurnian.

Dalam suhu ruangan beriklim tropis, minyak melati konsentrat akan berbentuk padat dan tidak larut dalam alkohol. Akan tetapi, hal ini memiliki keuntungan tersendiri yaitu komponen minyak atsirinya akan terikat dengan bahan lilin yang terdapat dalam minyak sehingga tidak cepat menguap dan tahan lama. Namun, pada kenyataannya justru harga minyak Melati dalam bentuk absolut lebih mahal dan memiliki kemurnian lebih tinggi karena dihasilkan dari proses yang cukup rumit.
Share:

Manfaat Berkebun.. Bukan Sekedar Hobi.

Hobi Berkebun

Di tengah hiruk-pikuk suasana kehidupan di kota besar, berkebun merupakan salah satu kegiatan alternatif yang bisa dijadikan sebagai media untuk melepaskan kepenatan, stres akibat polusi, macet hingga pekerjaan. Berkebun merupakan salah satu cara mudah yang bisa Anda lakukan untuk menenangkan dan menjauhkan diri dari depresi. Selain bermanfaat bagi kesehatan mental, kegiatan menanam dan merawat tanaman ini sekaligus juga bisa memberi manfaat bagi kesehatan fisik. Jadi beruntunglah bagi Anda yang sering melakukan kegiatan ini secara rutin dan menjadikannya sebagai hobi.

Ingin tahu lebih banyak mengenai manfaat berkebun bagi kesehatan tubuh dan mental? Simak penjelasan di bawah ini!

Lebih Dekat Dengan Alam

Hidup di perkotaan yang jauh dari unsur alam seperti hutan dan pepohonan, bukan berarti Anda tidak bisa hidup lebih dekat dengan alam. Anda bisa membawa suasana alam tersebut ke rumah dengan cara menanam tumbuh-tumbuhan hijau di pekarangan rumah. Pastinya Anda akan merasa seperti sedang berada di daerah yang hijau dan menyatu dengan alam, saat Anda membuka jendela di pagi hari dan melihat warna hijau dari tumbuh-tumbuhan yang Anda tanam sendiri.

Hemat Pengeluaran

Sayur dan buah sehat adalah sayuran dan buahan yang ditanam secara organik, tanpa penggunaan pestisida atau bahan kimia lainnya. Namun untuk membeli sayur dan buah organik tentunya kita harus mengeluarkan uang yang lebih banyak dibandingkan membeli sayuran biasa.

Nah salah satu cara untuk mendapatkan sayuran organik tanpa harus menguras kantong yaitu dengan menanamnya sendiri. Anda hanya perlu mengeluarkan modal sedikit di awal untuk membeli bibit tanaman. Namun saat panen tiba, Anda akan mendapatkan keuntungan berlipat-lipat dari modal yang sudah dikeluarkan. Hal ini tentunya akan mempengaruhi pengeluaran untuk berbelanja sayur dan buah dalam mencukupi kebutuhan sehari-hari keluarga.

Baik untuk Kesehatan Tubuh

Selain dengan melakukan olahraga seperti berlari, bersepeda dan renang, Anda juga bisa membakar kalori dan lemak pada tubuh Anda dengan cara berkebun. Pasalnya, pada saat melakukan kegiatan berkebun, mulai dari menanam, menyiram hingga memangkas tanaman, tubuh Anda akan bergerak aktif sehingga mendukung proses pembakaran kalori menjadi energi. Bahkan dengan berkebun dalam waktu satu jam saja, jumlah kalori dalam tubuh yang terbakar bisa mencapai hingga 380 kalori, melebihi kalori yang terbakar saat Anda bersepeda.

Berkebun secara rutin ternyata juga bisa memperlancar peredaran daran dan mengontrol tekanan darah. Jadi berkebun juga sangat cocok untuk Anda yang memiliki tekanan darah tinggi. Selain itu, kegiatan ini juga bisa dijadikan sebagai terapi untuk mempercepat penyembuhan dari penyakit.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa orang yang suka dan sering berkebun, rata-rata memiliki jangka waktu hidup yang lebih lama dibandingkan dengan mereka yang tidak suka melakukan kegiatan bercocok tanam ini.

Rumah Jadi Lebih Sejuk dan Asri

Rumah yang indah tidak melulu harus rumah yang mewah. Rumah yang sederhana pun bisa terlihat indah dengan sentuhan tanaman-tanaman seperti bunga, sayur maupun buahan. Selain tampak lebih indah dan asri, keberadaan tumbuhan di rumah tentunya akan membuat rumah jadi lebih sejuk dan nyaman ditinggali, terutama untuk rumah-rumah di daerah perkotaan seperti yang memiliki tingkat polusi yang tinggi. Hal tersebut karena tumbuh-tumbuhan mengurangi polusi dengan menyerap emisi buang karbondioksida.

Membantu Menurunkan Stress

Bagaimana perasaan Anda saat melihat bunga-bunga bermekaran dan hijaunya dedaunan? Pasti Anda akan merasa bahagia dan tersenyum dengan sendirinya kan? Wajar saja, karena hijau daun yang selalu identik dengan warna alam yang membawa kesegaran memang bisa menstimulasi otak sehingga memunculkan perasaan yang tenang, damai dan nyaman. Hal tersebut sudah dibuktikan oleh sebuah penelitian yang dilakukan kepada penderita gangguan jiwa  yang menyatakan bahwa berkebun bisa mengurangi tekanan mental pada seseorang. Sejumlah pasien gangguan jiwa diajak untuk menanam bunga dan sayuran selama 3 bulan, dan ternyata sebagian dari mereka mengalami penurunan gangguan depresi dan tampak lebih tenang, gembira dan bersemangat.

Berkebun juga sudah terbukti bisa menurunkan produksi hormon kortisol yang merupakan hormon penyebab stress. Selain itu, kegiatan menanam dan merawat tanaman ini bisa membantu Anda dalam meningkatkan rasa percaya diri, melatih kesabaran dan mengurangi rasa kesepian. Jadi bagi Anda yang jomblo, tidak ada salahnya untuk mengurangi rasa kesepian yang Anda rasakan dengan cara menanam dan merawat tanaman di rumah.

Menghangatkan keluarga

Menghabiskan weekend bersama keluarga dengan berkebun di pekarangan rumah pasti akan terasa sangat menyenangkan. Selain menyenangkan, berkebun bersama tentunya juga akan semakin mengakrabkan dan menghangatkan hubungan antar anggota keluarga. Anda bisa berkebun sambil berbincang dan bercanda dengan anggota keluarga lainnya.

Melalui kegiatan ini, Anda yang sudah memiliki anak juga bisa mengajarkan anak-anak untuk lebih mencintai alam dan menghargai makanan. Sebab dengan melihat dan ikut terlibat langsung dalam proses penanaman sayur, mereka akan tahu bahwa sayuran yang mereka makan tidak diproduksi dengan cara yang mudah dan cepat.

Bagaimana? tertarik untuk menghijaukan rumah Anda dengan tanaman-tanaman hijau dan bunga yang warna-warni? Selain menghijaukan dan membuat rumah tampak lebih asri dan indah dipandang, tentunya Anda juga akan merasakan manfaat-manfaat di atas. Jadi cobalah untuk mulai menjadikan kegiatan berkebun ini sebagai hobi Anda. Selamat berkebun!
Share:

Sirih Gading (Epipremnum aureum)

Sirih Gading (Epipremnum aureum)

Sirih gading (Epipremnum aureum) adalah tumbuhan merambat semi-epifit yang biasa ditanam orang sebagai penghias pekarangan atau ruangan. Tumbuhan anggota suku talas-talasan (Araceae) ini mudah dikenal dari warna daunnya yang belang warna kuning cerah hingga kuning pucat, merambat di batang pohon dengan daun yang besar sehingga menutupi batang pohon yang dirambatnya. Apabila ditanam di dalam pot, daunnya mengecil. Potongan cabangnya dapat bertahan hidup cukup lama apabila bagian pangkalnya dicelupkan ke air.

Sirih gading dikenal memiliki nama ilmiah yang berbeda-beda akibat sulitnya ia diidentifikasi karena banyak jenis lain yang bermiripan. Saat ini ia dimasukkan dalam marga Epipremnum, setelah sebelumnya dianggap sebagai anggota marga Scindapsus (S. aureus) dan pernah pula dianggap sebagai anggota marga Raphidophora (sebagai R. pinnata).

Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Plantae
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Liliopsida
Ordo: Alismatales
Famili: Araceae
Genus: Epipremnum
Spesies: E. aureum

Nama binomial
Epipremnum aureum

Sirih gading bisa hidup dengan baik dengan media tanam air, banyak digunakan sebagai hiasan atau dekorasi ruangan, dengan cara memotong batang sirih gading, dan nanti akan tumbuh akar.

Di Indonesia kecuali di daerah perkotaan, tanaman sirih gading tidak terlalu populer, padahal di beberapa negara seperti Singapura dan Malaysia, sirih gading banyak peminatnya. Di toko-toko nurseri, keberadaannya selalu dicari karena selain mudah di tanam, ada mitos yang mengatakan bahwa tanaman sirih gading adalah tanaman pemancing rezeki.

Yang menarik dari tanaman ini adalah semburat yang ada pada daunnya. Daunnya berbentuk hati dan biasanya biasanya berwarna hijau dengan semburat kuning putih agak keperakan, atau hijau muda terang. Tanaman ini bisa hidup dengan baik dalam media tanam tanah ataupun air. Jika ditanam di tanah, daunnya akan tumbuh besar hingga menutupi batangnya, namun jika ditanam dalam pot, maka besar daun akan menyusut.

Tanaman ini memiliki batang yang lemah, karena itu tumbuhnya menjalar, merabat di tumbuhan inang, dan atau menggantung lemas jika diletakkan dalam pot gantung.  Tanaman ini banyak digunakan di teras atau halaman rumah sebagai tanaman pelindung dari sinar matahari, namun perlu diperhatikan, tanaman ini sensitif terhadap sinar matahari. Intensitas cahaya yang terlalu tinggi dapat membuat daunnya terbakar.
Share:

Hanjuang / Andong (Cordyline)

Hanjuang / Andong (Cordyline)

Hanjuang (Cordyline) atau Andong (bahasa Jawa) merupakan sekelompok tumbuhan monokotil berbatang yang sering dijumpai di taman sebagai tanaman hias. Marga Cordyline memiliki sekitar 15 jenis. Sistem APG II memasukkan hanjuang ke dalam suku Laxmanniaceae. Namun, beberapa pustaka lain memasukkannya ke dalam Liliaceae (suku bakung-bakungan) serta Agavaceae.

Tanaman hanjuang memiliki bentuk tegak, jarang bercabang, dengan kisaran tinggi 3 sampai 5 meter. Daunnya berbentuk lanset lebar memiliki variasi warna merah tua, merah kecoklatan atau cuma hijau saja. Tanaman ini mempunyai bunga yang berbentuk malai dengan ukuran panjang sekitar 30 cm, berwarna hijau keunguan atau kuning muda. Adapun bentuk buah hanjuang menyerupai bola dan berwarna merah.

Pembudidayaan tanaman hanjuang dapat dilakukan dengan cukup mudah yaitu menggunakan cara stek batang. Cara stek digunakan dengan memakai batang tanaman yang keras sepanjang 5-10 cm. Tanaman hanjuang mudah untuk dipelihara.

Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Plantae
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Liliopsida
Ordo: Asparagales
Famili: Laxmanniaceae
Genus: Cordyline

Nama hanjuang juga dipakai untuk sekelompok tumbuhan dari marga Dracaena. Daun hanjuang khas, berbentuk lanset, berukuran agak besar dan berwarna hijau kemerah-merahan (Cordyline) atau berwarna hijau muda (Dracaena).

Kebanyakan jenis Cordyline merupakan tanaman hias karena warna daunnya yang berubah menjadi merah jika mendapat sinar matahari langsung. Beberapa jenisnya antara lain: Cordyline australis, Cordyline banksii, Cordyline fruticosa syn. C. terminalis (hanjuang biasa), Cordyline haageana, Cordyline indivisa, Cordyline obtecta syn. C. kaspar, C. baueri dari Selandia Baru, Cordyline pumilio, Cordyline stricta

Kegunaan
Hanjuang Cordyline sering dipakai sebagai tanaman pelindung dan pembatas blok pada sawah, ladang, serta perkebunan teh atau kina di Indonesia. Hanjuang, terutama C. fruticosa, populer sebagai tanaman hias. Daun hanjuang dipakai sebagai pembungkus makanan. Hasil penelitian menunjukkan, bungkus daun hanjuang memiliki kemampuan antibakterial.

Dalam masyarakat Sunda, Jawa, serta Bali, hanjuang memiliki makna sebagai "pembatas ruang", baik secara harafiah maupun filosofis.

Khasiat dan manfaat dari tanaman Hanjuang  katanya bisa juga untuk mengobati. Beberapa bagian tanaman hanjuang yang dapat digunakan untuk pengobatan adalah bunga, akar dan daun.

(!). Mengobati TBC Paru Dengan Batuk Berdarah
Daun kering 15-30 gram, atau bunga kering 9-15 gram atau akar kering 6-10 gram direbus dan diminum.

(!!). Menstruasi Yang Banyak, Air Kemih Berdarah dan Wasir Berdarah
Cara meramunya sama dengan No. (!)

(!!!). Mengobati Nyeri Lambung dan Mengobati Nyeri Ulu Hati
Cara meramunya sama dengan No. (!)

(!V). Mengobati Air Kemih Berdarah dan Mengobati Tidak Menstruasi
Daun segar 60-100 gram atau akar 30-60 gram direbus dan diminum

(V). Mengobati Radang Gusi
Kulit pohon hanjuang dikikis, diberi garam sedikit dan dioleskan pada tempat yang sakit.

PERHATIAN : Wanita hamil tidak boleh mengkonsumsi tanaman obat ini karena merupakan ancaman keguguran.
Share:

Bayam Merah (Aerva sanguinolenta)

Bayam Merah (Aerva sanguinolenta)

Sebenarnya tanaman ini dari jenis bayam, akan tetapi karena memiliki daun dan warna yang indah maka tanaman ini dijadikan sebagai tanaman hias. Dalam dunia tumbuhan, tanaman ini dikenal dengan nama ilmiah Aerva sanguinolenta (L) Bl.

Tanaman indah ini berasal dari Pulau Jawa, dapat tumbuh dengan baik di daerah dataran rendah dan juga daerah pegunungan dengan ketinggian 1,000 meter dari permukaan laut.

Bayam merah sangat menyukai jika ditanam ditempat terbuka dan warna daunnya akan merah menyala jika mendapat banyak sinar matahari. Jika ditanam ditempat yang kurang mendapat penyinaran matahari atau tempat rindang, maka warna daunnya akan buram dan kusam.

Tanaman bayam merah berbentuk perdu, pertumbuhannya sangat cepat dan mudah dikembangbiakkan. Tinggi batangnya dapat mencapai 1,5 meter, memiliki bentuk daun bulat telur atau oval. Bunganya yang indah tersusun dalam rangkaian tandan, bunganya kecil berwarna putih kekuningan dan pada umumnya bunga tersebut akan muncul pada ujung atas batang atau sering juga muncul dari ketiak daunnya.

Bayam merah terkadang ditanam sebagai batas taman, atau ada juga yang ditanam disisi jalan. Secara alami, bayam merah berkembang biak dengan biji, tetapi para penggemar bunga hias umumnya memperbanyak tanaman ini dengan stek batang.
Share:

Ruellia Ungu (Ruellia Brittoniana)


Ruellia Ungu (Ruellia Brittoniana)
Tanaman Ruellia Ungu termasuk dalam genus tanaman berbunga yang bisa jadikan tanaman hias penutup tanah mirip rumput berbunga, dan beberapa jenis diantaranya dapat dimanfaatkan sebagai tanaman obat.

Tanaman perennial hijau abadi ini dapat tumbuh tinggi mencapai 91 cm. Tangkai-tangkai bunga berkumpul membuat rangkaian dengan daun-daun berupa lanset memiliki ukuran panjang 15-30 cm serta lebar 1, 3-1, 9 cm. Bunga ruellia ungu berbentuk terompet, berwarna biru metalik sampai ungu, mempunyai petal sejumlah 5 dengan diameter bunga berukuran 7, 6 cm.

Klasifikasi ilmiah
Kerajaan : Plantae
(tidak termasuk) : Angiospermae
(tidak termasuk) : Eudikotil
(tidak termasuk) : Asterids
Ordo : Lamiales
Famili : Acanthaceae
Genus : Ruellia
Spesies : R. simplex

Nama binomial
Ruellia simplex C. Wright

Sinonim
Ruellia brittoniana

Ruellia Ungu yang dikenal juga dengan nama lain Mexican Petunia adalah satu diantara spesies tanaman berbunga dari famili Acanthaceae, berasal dari Meksiko, Kepulauan Karibia, serta Amerika Selatan.

Ruellia Ungu juga dapat dijadikan sebagai tanaman hias dalam pot, atau tanaman pembatas. Tanaman ini berbunga dari mulai musim semi sampai musim dingin, memerlukan iklim yang hangat dengan tanah yang berdrainase baik. Perbanyakan tanaman bisa lewat biji maupun dengan cara vegetatif lewat stek batang.

Tanaman Ruellia ungu gampang tumbuh pada keadaan lingkungan dengan intensitas sinar matahari penuh ataupun dibawah naungan. Keadaan tanah yang pas untuk perkembangan ruellia ungu yaitu tanah dengan kelembapan menengah sampai kelembaban tinggi. Ruellia Ungu dapat menarik kupu-kupu dengan bunganya yang atraktif.
Share:

Tanaman Durian

Pohon Durian

Buah durian merupakan tumbuhan buah berbentuk pohon yang hidup di daerah tropis. Saat ini terdapat banyak jenis buah durian.

Durian Bawor
Durian Bawor
Durian Bawor merupakan jenis durian varietas baru yang luar biasa kualitasnya. Durian Bawor memiliki warna daging buah orange, bijinya kecil dan tipis, sementara rasanya legit agak sedikit pahit. Ketika sudah atang buah ini bisa mencapai berat antara 6-9 Kg. Semakin tua si pohon durian ini, semakin lebat pula buahnya.

Durian Pelangi
Durian Pelangi
Durian Pelangi memiliki warna daging yang sangat unik yaitu terdiri dari warna dasar kuning muda, coklat muda, dan merah. Ketiga warna tersebut akan membentuk gradasi, sehingga terlihat seperti perpaduan warna pada pelangi.

Durian Merah
Durian Merah Banyuwangi
Tidak seperti pada umumnya buah durian, Durian jenis ini mempunyai daging buah berwarna merah, dan banyak ditemukan di daerah Banyuwangi. Durian ini mempunyai biji yang lebih kecil daripada umumnya durian yang lain serta rasa yang manis legit pada daging buah yang tebal. Buah durian merah banyuwangi ini mempunyai ukuran yang lebih kecil dibandingkan jenis durian yang lain. Syarat tumbuh durian merah tidak berbeda dengan jenis durian yang lain, yaitu di pada dataran dengan ketinggian sekitar 800mdpl.

Durian Musang King
Durian Musang King
Durian Musangking merupakan salah satu jenis durian yang genjah. Durian ini berasal dari Malaysia dan merupakan salah satu varietas unggul di sana. Durian musangking mempunyai tekstur daging buah yang lembut seperti durian montong, aromanya juga harum dengan rasa yang legit dan manis.
Tinggi bibit tanaman rata-rata 50cm keatas, dengan Harga mulai Rp.30.000,-, dan sewaktu-waktu dapat berubah mengikuti perkembangan tanaman dan beberapa faktor lainnya.
Share:

Tanaman Bunga Mawar

Tanaman Bunga Mawar

Mawar merupakan salah satu jenis bunga yang paling populer bagi masyarakat Indonesia. Meskipun warna merah merupakan warna dominan, namun sebenarnya ada banyak sekali variasi warna dari bunga ini, seperti warna tunggal putih, kuning, ungu, pink, peach, ataupun warna-warna bicolor seperti jenis mawar candy, batik ataupun bicolor sendiri. 

Mawar Batik
Mawar Batik
Mawar Batik memiliki keunikan warna, perpaduan antara warna merah dengan putih dan terkadang kuning, cantik dan unik. Bibit Mawar ini didapatkan dari perbanyakan vegetatif melalui okulasi sehingga tanaman cepat berbunga. 

Mawar Bicolor
Mawar Bicolor
Mawar Bicolor ini merupakan salah satu variasi bunga mawar dengan warna yang sangat cantik, perpaduan kuning dan orange dalam satu tangkai. Bibit bunga mawar bicolor sangat mudah untuk dibudidayakan. Seperti mawar biasa, mawar jenis ini juga menyukai fullsun dan bisa ditanam di dataran rendah sampai tinggi. Tidak memerlukan perawatan khusus, hanya menjaga kelembaban media, jangan terlalu basah.

Mawar Merah
Mawar Merah
Tanaman mawar banyak mempunyai variasi warna-warna yang menarik, salah satunya adalah Sexy Red.

Mawar Pink
Mawar Pink
Mawar berwarna Soft Pink ini merupakan salah satu variasi bunga mawar yang cukup cantik, dan mudah untuk dibudidayakan.

Mawar Peach
Mawar Peach Puff
Mawar ini mempunyai warna peach yang cantik, ditambah dengan aroma yang harum yang pastinya akan menambah semarak pekaranga rumah anda.

Mawar Yellow
Mawar Yellow

Mawar Putih
Mawar Putih

Mawar Ungu
Mawar Ungu
Tinggi bibit tanaman rata-rata 15cm keatas, dengan kondisi sedang/ sudah pernah berbunga. Harga yang kami tawarkan mulai Rp.15.000,-, dan sewaktu-waktu dapat berubah mengikuti perkembangan tanaman dan beberapa faktor lainnya.
Share:

Palem Raja (Roystonea regia)


Palem raja adalah sekelompok tumbuhan palem yang dikelompokkan dalam marga Roystonea. Tumbuhan ini berasal dari daerah Karibia dan Amerika tropika. Nama Roystonea diambil dari nama seorang insinyur yang bekerja di kemiliteran AS, Roy Stone. Salah satu anggotanya, Roystonea regia biasa ditanam di pinggir jalan atau di taman-taman.

Taksonomi Palem Raja:
Kingdom: Plantae
Divisi: Spermatophyta
Sub Divisi: Angiospermae
Kelas: Monocotyledonae
Ordo: Arecales
Famili: Arecaceae
Genus: Roystonea
Species: Roystonea regia

Tanaman Palem Raja tingginya dapat mencapai 25 – 30 meter. Tumbuhan ini tidak bercabang dan tumbuh tegak ke atas. Bentuk daunnya dan anak daunnya seperti pedang yang ujungnya runcing.  Panjang daun pohon palem raja dapat mencapai 2 meter.

Bentuk batang Palem Raja pada bagian bawah sedikit menggelembung dan di bagian atasnya agak mengecil. Pada batang pohon palem raja, terdapat seperti sebuah lingkaran yang merupakan bekas dudukannya pelepah daun Palem Raja yang telah gugur.

Tanaman Palem Raja manfaatnya selain menghasilkan oksigen juga dapat digunakan sebagai tanaman penghias taman dan perindang.


Share:

Peace Lily (spathiphlyllum)

Peace Lily (spathiphlyllum)

Deskripsi Produk. 
Peace Lily (spathiphlyllum) merupakan tanaman berdaun lebar memanjang. Di antara dedaunan ini muncul bunga Lily bertangkai bunga panjang. Bunga Lily sendiri berbentuk seperti sekop berwarna putih dan berbau harum. Tanaman ini bisa diletakkan di dalam maupun luar ruangan.

Media Tanam: 
Tanah subur dalam polybag, dan pot.

Harga:
Mulai Rp. 15.000,-

*) Note. 
Informasi stok, harga, dan metode pemesanan, silahkan hubungi Contact Person.

Peace Lily (spathiphlyllum) Peace Lily (spathiphlyllum) Peace Lily (spathiphlyllum) Peace Lily (spathiphlyllum) Peace Lily (spathiphlyllum)

Share:

Tanaman Bunga Soka (Ixora Sp.)

Tanaman Bunga Soka (Ixora Sp.)

Soka (Ixora Sp.) merupakan tanaman hias yang cukup populer di kalangan hobiis tanaman hias. Selain unik, bentuk dan jenisnya pun beragam. Ada yang asli berasal dari dalam negeri yaitu Soka Jawa (Ixora javanica), ada pula yang berasal dari luar negeri, dan kini hadir soka baru yang disebut soka hibrida.

Selain macamnya beragam, tanaman hias ini mempunyai multifungsi. Artinya tidak hanya untuk tanaman indoor saja namun juga bisa untuk tanaman outdoor terutama untuk pembatas pagar, maupun untuk mengisi sudut-sudut rumah. Dengan multifungsi serta didukung penanganan yang relatif mudah membuatnya dapat disejajarkan dengan tanaman hias lain seperti mawar, atherium, krisan dan lainnya. Bahkan dengan perawatan yang teratur, tanaman ini bisa bertahan sampai beberapa tahun.

Menurut beberapa sumber, tanaman soka berasal dari daerah Asia Tropis. Bahkan disinyalir ada yang menyebutkan berasal dari negara Indonesia. Namun sejauh ini belum teruji kebenarannya, yang pasti dengan ditemukannya jenis bunga soka kuno yaitu Ixora javanica di pulau Jawa telah cukup menjadikannya alasan mengapa tanaman tersebut berasal dari negara kita.

Dugaan kuat mengenai asal usul tanaman ini lebih cenderung kepada negara India dan China, dimana di dua negera tersebut memiliki beragam jenis tanaman Soka. Penyebaran tanaman Soka ke seluruh wilayah negara bisa jadi tidak terlepas dari peran para pendeta beragama Hindu yang membawanya kemana dia pergi. Termasuk salah satunya ke negara kita. Perlu diketahui pula bahwa ini ada hubungannya dengan kepercayaan umat Hindu terhadap bunga Soka dimana bunga ini merupakan simbol hidup bersuka hati, sehingga sering digunakan sesaji untuk persembahan dewa Siwa dan Wisnu.

Bunga soka awalnya hanya sebagai tanaman liar type perdu. Dengan penampilan bunganya yang memancar seperti kembang api dan hidup di hutan-hutan liar, tidaklah mengherankan bila orang-orang Eropa menjulukinya dengan flame of the wood atau api dari hutan. Mungkin karena penampilannya yang menarik tersebut mengundang orang untuk membawanya ke rumah dan mmeliharanya sebagai tanaman hias. Dengan semakin berkembangnya  pengetahuan, jenis soka hibrida saat ini telah bermunculan dengan menghadirkan warna-warna bunga yang lebih beragam dan meriah.

Morfologis dan Jenisnya
Tanaman soka merupakan tanaman yang menghendaki penyinaran matahari penuh terutama untuk merangsang pembungaan. Meskipun jenisnya cukup beragam, secara umum bentuk morfologis tanaman terutama bagian bunganya tidak jauh berbeda yaitu tersusun atas beberapa bunga kecil yang masing-masing memiliki empat petal mahkota dalam satu tangkai mirip payung terbuka.

Bunga soka yang masih kuncup mirip jarum sehingga akan terkesan gundukan jarum berwarna merah disaat belum mekar. Warna kelopak bunga ada yang merah, merah muda, ungu , putih dan kuning. Namun di Indonesia jumlah soka berwarna merah lebih banyak dibandingkan lainnya. Berbeda dengan bentuk bunganya, penampilan batang dan daun bunga soka bisa bermacam-macam. Ada yang lebar, ada yang sempit, ada juga yang medium tergantung asalnya. Soka Jawa lebih condong berdaun lebar dengan tandan bunga ramping dan kuntum bunganya berwarna merah.

Jenis-jenis soka terbagi dalam dua macam yaitu soka biasa dan soka hibrida. Yang tergolong soka biasa diantaranya : Ixora Coccinea, I. Lutea, I. Fulgen, I chinensis, I. Granifolia, I. Amboinica. Sedangkan soka hibrida antara lain :I. Mocrothyrsa, I. American, I. Pitsanuloke dan Soka bangkok.

Dengan beragam jenis yang ada, maka tidaklah salah bila kita ingin menata pekarangan lebih asri dengan bunga soka.

Sekarang ini sudah tersedia di pasaran beberapa varietas cantik tanaman hias soka (Ixora sp) di nursery-nursery. Kemolekannya dapat terlihat mulai dari warna daunnya dan bunganya yang beraneka ragam. Ada daun yang berbelang-belang, bergelombang dan keriting. Warna bunganya ada yang putih, kuning, merah, merah jambu berujung putih. Melihat daun dan bunganya seperti itu, tentu tampil cantik dan indah bukan?

Soka-soka tersebut diperoleh dari hasil persilangan beragam jenis. Untuk perawatan dan pemeliharaannya tidak terlalu sulit karena mudah beradaptasi dengan iklim di Indonesia yang tropis. Soka-soka cantik ini mulai berbunga setelah dipelihara kurang lebih 1-1,5 tahun sejak disemai.

Berikut ini beberapa varietas cantik tanaman hias soka (Ixora sp).

Soka Superba
Warna daunnya hijau muda, bentuk daun menyerupai daun tembakau, lebar daun soka ini bisa 10 kali lipat dari daun soka biasa (Ixora indica). Saat mekar, bunga mengeluarkan bau harum yang mirip dengan bunga kopi.

Soka Marmor
Sebutan marmor disematkan karena soka ini memiliki belang di daun seperti spot atau noktah. Spot atau noktah ini berwarna kuning keputihan yang tersebar seperti guratan. Untuk bunga Ixora coccinea ini berwarna merah jambu.

Soka Siantan
Kecantikan soka ini tampak dari bunganya yang berwarna oranye. Bentuk bunganya seperti mangkok yang tersusun rapat dan mendongak ke atas. Daun soka ini berbelang-belang dengan bagian putih dominan pada sisi luarnya. Tanaman hias soka ini merupakan hasil hibrida dari Thailand.

Soka Keriting
Tanaman hias soka ini memiliki warna bunga merah, kuning dan oranye yang merupakan hasil mutasi. Sosok daun-daunnya berbentuk keriting kecil-kecil seolah-olah merambat di sekujur tubuh.

Soka Putih

Semburat warna putih di daunnya menjadi daya tarik tersendiri. Bunganya berbau harum seperti bunga kopi. Soka putih memiliki nama latin Ixora chinensis.

Lima varietas cantik tanaman hias soka di atas cocok ditanam di taman maupun di pot eksklusif karena harganya memang masih terbilang mahal dan langka.

Manfaat Soka Bagi Kesehatan.
Tanaman soka sendiri mengandung beberapa zat yang memiliki khasiat untuk kesehatan seperti hematoksilin. Hasil pengujian laboratorium mengungkapkan fakta bahwa kulit kayu kering soka yang dihaluskan terdapat banyak sekali zat tanin dan zat organik yang mengandung besi, sedangkan kulit kayunya mengandung beberapa zat tanin dan catachin.

Tanaman bunga soka ini biasa dimanfaatkan dan diambil khasiatnya untuk pengobatan oleh masyarakat di India, beberapa penyakit dapat diobati dengan ramuan dari khasiat bunga asoka tersebut diantranya:

1. Kulit dari tanaman "Soka" digunakan sebagai astringent dan penenang rahim (uterine sedative). Herbal ini bekerja langsung pada serat otot rahim yang merangsang endometrium dan jaringan ovarium.

2. Untuk rahim/uterine, terutama untuk menorhagia karena fibroid rahim dan penyebab lainnya. Siapkan 4 ons kulit tanaman "soka", 4 ons susu, dan 16 ons air kemudian rebus semua bahan tersebut sampai air menguap. Ambil ramuan ini dan minum dengan susu. Ramuan bisa diminum untuk dua hingga tiga kali selama mengalami menorhagia.

3. Untuk pendarahan internal, wasir/hemoroid hemoragik, dan disentri hemoragik. Kulit pohon "soka" berguna juga untuk mengobati wasir/hemoroid hemoragik dan disentri hemoragik. Ekstrak dari kulit pohon "soka" bisa berefek baik untuk kondisi ini. Sedangkan "bunga soka" yang ditumbuk dan dicampur dengan air berguna untuk mengobati disentri hemoragik.

4. Haid tidak teratur. Ambil 15 gram "bunga soka", 15 gram "bunga" mawar, 90 gram daging lidah buaya, potong-potong. Cuci bersih semua bahan, rebus dengan 600 cc air hingga tinggal 200 cc, saring. Minum 2 kali sehari sesudah makan.

5. Kram Betis. Ambil 2 "bunga soka"/siantan, 3 "bunga" mawar, 30 gram daun sembung segar. Cuci bersih semua bahan rebus dengan 600 cc air hingga tinggal 300 cc. Saring. Minum 2 kali sehari sesudah makan.

6. Luka pukul atau memar. Ambil 30 gram daun dan "bunga soka" lokal, 10 gram "bunga" mawar kering, 10 gram umbi daun dewa. Cuci bersih semua bahan, rebus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Saring. Minum 2 kali sehari sesudah makan.
Share:

Bunga Iris (Neomarica longifolia)

Bunga Iris (Neomarica longifolia)

Bunga Iris (Neomarica longifolia) adalah salah satu tanaman herba yang berkasiat untuk hepatitis, gusi bengkak, mual, sembelit, rematik, dll.

Klasifikasi.
Nama lokal: Iris
Nama ilmiah: Neomarica longifolia
Taksonomi (Steven, 2012):
Kingdom: Plantae (tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (berbiji)
Divisi: Magnoliophyta (berbunga)
Kelas: Liliopsida (monokotil)
Sub Kelas: Liliidae
Ordo: Liliales
Famili: Iridaceae
Genus: Neomarica
Spesies: Neomarica longifolia

Bunga Iris (Neomarica longifolia)
Sebagai tanaman semak yang berumpun, tanaman ini baik digunakan sebagai border pada tempat yang mendapat cahaya matahari. Sering juga dipakai sebagai pengisi bak tanaman atau bidang di bawah jendela kamar. Secara alami, daun tanaman ini tumbuh menjuntai membentuk rangkaian yang mampu menutupi dinding dan permukaan tanah. Tangkai bunga muncul di antara daun-daunnya.

Bunga iris banyak dibudidayakan di berbagai belahan bumi di seluruh dunia. Bunga ini termasuk bunga “perennial” yang artinya salah satu bunga yang dapat hidup lebih dari 2 tahun. Salah satu keistimewaan bunga Iris adalah bisa tumbuh di darat maupun di air. Bentuk bunga Iris cukup unik dengan warna yang bervariasi seperti warna biru, putih, biru keunguan, pink, ungu kecoklatan, kuning dan orange. Bahkan ada yang berwarna hitam, tapi tak ada yang benar-benar berwarna merah asli.

Iris berkembang biak dengan akar rimpang (rhizome) atau biji. Pada akhir musim panas, iris bisa dibongkar, dipisahkan rhizomanya dan ditanam kembali. Jika melalui biji, bijinya harus diletakkan di dalam botol berisi pasir yang kemudian diletakkan di dalam freezer selama enam bulan, dikeluarkan dan kemudian ditanam dalam pasir sampai tumbuh anakan iris. Setelah anakan agak besar baru dipindahkan ke halaman.

Bunga iris dikenal juga sebagai bunga kado ulang tahun untuk orang yang lahir di Bulan Februari. Bunga iris ini melambangkan kebijaksanaan, persahabatan, gairah, keberanian dan pujian. Bunga iris biru dapat menunjukkan royalitas, sedangkan bunga iris kuning menjadi simbol gairah cinta. Bunga iris dijual dengan harga bervariasi tergantung penggunaannya.

Khasiat Tanaman Iris.
Bunga Iris tak hanya sedap dipandang, bunga hias inipun memiliki potensi sebagai tanaman obat alami.

Kandungan senyawa kimia yang terdapat dalam bunga Iris antara lain iridin, tanin, resin, amilum, asam miristat, dan iron. Tak heran, bunga Iris pun memiliki efek farmakologis seperti memiliki rasa yang pahit pedas, netral, sedikit beracun, dan sangat berkhasiat sebagai antiradang (antiinflamasi), peluruh kencing (diuretik), menghilangkan pembekuan darah, dan meningkatkan fungsi pencernaan.

Adapun cara aplikasi bunga Iris sebagai obat herbal ini sebagai berikut :

1. Untuk mengobati penyakit bisul, radang kulit bernanah, digigit ular atau serangga.
Cara penggunaannya dengan menyiapkan akar rimpang Iris yang dicuci dan dihaluskan sampai seperti bubur lalu ditempelkan pada bagian kulit yang sakit.

2. Untuk mengobati sembelit
Cara penggunaannya dengan menyiapkan akar rimpang Iris secukupnya yang dicuci dan digiling hingga halus lalu ditempelkan pada perut terutama pada bagian pusar.

3. Untuk mengobati penyakit  sakit atau radang tenggorokan
Siapkan akar rimpang Iris secukupnya, laludiblender dengan ditambahkan air secukupnya. Kemudian airnya dipakai untuk kumur-kumur.

4. Untuk mengobati gusi bengkak
Cara penggunaannya dengan menyiapkan 15 gram akar rimpang Iris yang dicuci bersih dan diblender, ditambah dengan sedikit air lalu ditempelkan pada gusi yang sakit.

5. Untuk mengobati radang tenggorokan
Cara penggunaannya dengan menyiapkan 3-9 gram akar rimpang Iris kering atau 15-30 gram herba Iris dan 70 gram Lidah Buaya yang telah dikupas kulitnya, kemudian direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, setelah agak dingin disaring lalu airnya diminum.

6. Untuk mengobati penyakit gangguan pencernaan
Cara penggunaannya dengan menyiapkan 3 gram akar rimpang  kering Iris yang dicuci bersih dan dihaluskan lalu direbus dengan 200 cc air sampai airnya mendidih, setelah dingin diminum.

7. Untuk mengobati penyakit mual dan perut kembung
Cara penggunaannya dengan menyiapkan 3 gram akar Iris kering yang dicuci bersih dan  digiling lalu diseduh dengan 200 cc air mendidih, setelah  agak dingin diminum. Atau siapkan  3-9 gram akar Iris kering yang dicuci bersih dan direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, setelah agak dingin disaring lalu airnya diminum. Atau siapkan 3-9 gram akar rimpang Iris kering dan 10 gram Akar Jail yang dicuci bersih dan digiling halus lalu diseduh dengan air mendidih, setelah agak dingin airnya diminum.

8. Untuk mengobati penyakit hepatitis
Cara penggunaannya dengan menyiapkan 6 gram akar rimpang Iris kering atau 15-30 gram herba dan 20 gram temulawak yang dicuci bersih dan direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, disaring lalu airnya diminum selagi hangat.

9. Untuk mengobati penyakit pembengkakan ginjal
Cara penggunaannya dengan menyiapkan 15 gram akar rimpang Iris yang dicuci bersih dan direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc, hangat-hangat disaring lalu airnya diminum.

10. Untuk mengobati luka terpukul
Cara penggunaannya dengan menyiapkan 10 gram akar rimpang Iris yang dicuci bersih dan dihaluskan atau dijus, kemudian tambahkan 200 cc air masak, diperas dan disaring lalu diminum.

11. Untuk mengobati keseleo dan luka bakar
Cara penggunaannya dengan menyiapkan 3-9 gram akar rimpang Iris kering yang dicuci bersih dan  digiling hingga halus, kemudian diseduh dengan air mendidih dan diminum secara teratur.
Share:

Tanaman Lidah Mertua (Sansevieria)

Tanaman Lidah Mertua (Sansevieria)

Sansevieria atau Lidah Mertua adalah marga tanaman hias yang cukup populer sebagai penghias bagian dalam rumah karena tanaman ini dapat tumbuh dalam kondisi yang sedikit air dan cahaya matahari. Sansevieria memiliki daun keras, sukulen, tegak, dengan ujung meruncing.

Sanseviera dikenal dengan sebutan tanaman lidah mertua karena bentuknya yang tajam. Sanseviera tak hanya sebagai tanaman hias, tapi juga memiliki manfaat untuk menyuburkan rambut, mengobati diabetes, wasir, hingga kanker ganas. Sementara seratnya digunakan sebagai bahan pakaian. Di Jepang, Sanseviera digunakan untuk menghilangkan bau perabotan rumah di ruangan.

Dibanding tumbuhan lain, Sanseviera memiliki keistimewaan menyerap bahan beracun, seperti karbondioksida, benzene, formaldehyde, dan trichloroethylene.

Sansevieria dibagi menjadi dua jenis, yaitu jenis yang tumbuh memanjang ke atas dengan ukuran 50–75 cm dan jenis berdaun pendek melingkar dalam bentuk roset dengan panjang 8 cm dan lebar 3–6 cm. Kelompok panjang memiliki daun meruncing seperti mata pedang, dan karena ini ada yang menyebut Sansevieria sebagai tanaman pedang-pedangan.

Tumbuhan ini berdaun tebal dan memiliki kandungan air sukulen, sehingga tahan kekeringan. Namun dalam kondisi lembap atau basah, sansiviera bisa tumbuh subur.

Warna daun Sansevieria beragam, mulai hijau tua, hijau muda, hijau abu-abu, perak, dan warna kombinasi putih kuning atau hijau kuning. Motif alur atau garis-garis yang terdapat pada helai daun juga bervariasi, ada yang mengikuti arah serat daun, tidak beraturan, dan ada juga yang zig-zag.

Keistimewaan lidah mertua adalah memiliki daya adaptasi yang tinggi terhadap lingkungan. Penelitian NASA bekerja sama dengan ALCA telah menemukan bukti-bukti bahwa tanaman ini secara alami mampu mengurangi polusi tersebut.

Ditinjau berdasarkan jenisnya sansevieria ada dua jenis yakni yang pertama yaitu sansevieria keturunan asli/spesies sedangkan yang kedua adalah jenis hasil persilangan/hibridasi yang bisa disebut dengan jenis sansevieria hibrid.

Dari bentuk hibrid inilah sansevieria akan tercipta dengan karakter dan fisik yang berbeda dari induknya atau yang sering disebut dengan spesies hibrid atau sansevieria hibrid. Mutasi sansevieria juga dapat terjadi dari perbanyakan melalui stek daun.

Manfaat Lidah Mertua Bagi Kesehatan dan Lingkungan.
Lidah mertua atau sansivieria merupakan salah satu tanaman apotek hidup yang cukup terkenal baik nama maupun manfaatnya. Masyarakat Indonesia menggunakan tanaman ini baik hanya sebagai hiasan di ruang tamunya atau benar benar memanfaatkan fungsinya sebagai tanaman demi kesehatan, kecantikan maupun hal lainnya. Alasan lain banyak masyarakat merawat dan memelihara tanaman ini selain karakteristik yang unik dan cantik, juga perawatan yang mudah. Hanya memerlukan sedikit sinar matahari dan air sudah bisa tumbuh tinggi dan sehat.

Secara analogi tanaman ini memiliki daun tegak dank eras. Ujung yang runcing di gunakan sebagai bentuk adaptasi dan protects atau perlindungan diri. Warna yang kontras antara belang hijau tua dan muda serta bergaris tepi kuning. Jika saja warna utama daun ini merah, mungkin seperti api yang sedang menyulut dan menyala nyala.

Kaya manfaat memang menambah poin plus dari tanaman ini. Memang apa saja yang bisa di banggakan dari tanaman cantik ini? Mari kita ulas dahulu kandungandari tanaman ini :

Kandungan lidah mertua (sansiviera)
lidah mertuaTanaman yang berasal dari Afrika ini memang banyak di gunakan oleh masyarakat Indonesia. Selain sebagai tanaman obat, kecantikan, maupun menggunakan manfaatnya sebagai pelengkap atau penambah nilai pandang bagi yang melihatnya.

Sebenarnya kandungan dari tanaman ini adalah pada setiap helai mengandung pregnane glycoside yang mampu membantu menguraikan senyawa beracun menjadi senyawa organic yang mudah di uraikan.Selain itu juga terdapat senyawa organic yang baik untuk manusia, seperti gula dan asam amino.

Tanaman ini mampu menguraikan racun seperti karbon dioksida (CO2), benzene, formal dehid, kloroform, serta tri kotilen.

1. Penyerap polusi terbanyak
Tanaman ini termasuk menjadi salah satu tanaman yang bisa menampung polusi terbanyak di antara tanaman yang lainnya. Yakni sekitar 107 polutan bisa di serap dalam tubuh dan di keluarkan lagi dalam bentuk oksigen. Sangat bekerja baik jika anda hendak mengaplikasikan tanaman ini sebagai penghias ruang tamu sekaligus penyerap polutan rokok jika ada anggota keluarga anda yang merokok. Polutan / polusi dapat menjadi salah satu penyebab kanker paling mematikan.

2. Membantu menyerap radiasi
Lidah mertua juga sangat aktiv untuk membantu menyerap radiasi. Salah satunya radiasi yang di timbulkan oleh barang barang elektronik. Sangat pas untuk menempatkan tanaman ini di areal meja tamu atau ruang keluarga yang terdapat televise serta sering di pakai berkumpul. Selain menambah nilai point of view juga bisa di gunakan sebagai penyerap radiasi barang elektronik.

3. Kaya akan produksi oksigen (O2)
Sansiviera ini merupakan salah satu model tanaman yang akan menghasilkan oksigen tinggi. Klorofil yang melimpah akan membantunya mempercepat melakukan fotosintesis. Hal ini yang menyebabkan tingkat oksigen yang di hasilkan oleh tanaman tinggi. Sangat baik di letakkan di ruang kumpul yang biasa di pakai merokok. Yakni sebagai penetralisir asap rokok yang mampu meracuni anggota keluarga yang lain.

4. Cocok digunakan sebagai pagar rumah
Salah satu manfaat lain yang dihasilkan oleh tanaman lidah mertua adalah di pakai sebagai pagar rumah. Hal ini di sesuaikan dengan kharakteristik sifat fisik yang keras dan berujung lancip pada daunnya. Sehingga cukup ampuh serta menambah keunikan pemandangan rumah anda.

5. Sebagai bahan kreasi anyaman
Masyarakat banyak pula yang memanfaatkan lidah mertua sebagai modal bahan anyaman. Salah satunya adalah masyarakat Jepang yang menggunakannya untuk membuat kain. Serat yang di hasilkan baik, kuat, serta lembut.

6. Bunga lidah mertua memiliki bau khas
Bau khas bisa di keluarkan oleh lidah mertua. Beberapa Negara maju seperti Chinna dan Perancis juga menerapkan hal tersebut sebagai parfum. Sangat cocok untuk di semprotkan di kamar mandi maupun dapur yang kerap meninggalkan bau bau menyengat

7. Sebagai bentuk aroma teraphi
Sansiviera juga sangat baik di gunakan sebagai salah satu aroma terapi. Ketika sore hari biasanya bunga bunga lidah mertua akan mekar. Saat itu pula bunga ini akan mengeluarkan bau khas yang menenangkan. Beberapa orang memanfaatkannya sebagai bentuk aroma terapi yang di nilai ampuh untuk mengurangi dan meredakan stress.

8. Bentuk antiseptic
Lidah mertua juga memiliki sifat anti racun yang baik. Tanaman ini sangat baik di gunakan sebagai antiseptic untuk membunuh kuman. Ketika anda jatuh dan terluka, maka debu debu yang bertebangan di udara bisa menjadi virus yang berkembang jika masuk ke dalam tubuh manusia. Untuk itu di perlukan antiseptic yang aktiv membunuh kuman.

9. Sebagai hair tonik alami
Anda yang menginginkan rambut halus dan indah alami mungkin bisa menggunakan tanaman ini. Pasalnya sansiviera merupakan salah satu tanaman yang sangat baik dalam memelihara rambut. Selain melembutkan, ia juga bisa di gunakan sebagai penghalus dan penyegar rambut alami.

10. Membantu mengobati wasir
Tanamana lidah mertua ternyata juga bisa di gunakan sebagai obat. Wasir merupakan salah satun penyakit yang menyebabkan penderitanya susah menjalani buang air besar. Untuk membantu melancarkan proses pembuangannya yakni dengan menggunakan lidah mertua. Sebab tanaman ini kaya akan serat yang membantu untuk memperbaiki pencernaan.

11. Membantu menyembuhkan sakit kepala
Sakit kepala memang sangat mengganggu anda saat menjalani aktivitas baik ringan maupun berat. Meskipun tergolong penyakit ringan, namun hal ini menjadi gangguan untuk diri anda. Oleh sebab itu perlu dilakukan penyembuhan dahulu. Salah satunya dengan menggunakan tanaman lidah mertua yang di bakar.

12. Membantu menurunkan resiko diabetes
Sansiviera ternyata juga ampuh untuk mengatasi penyakit degenerative parah sepeti diabetes. Penyakit ini menyebabkan anda tidak bisa memakan makanan manis karena kadar gula dalam darah sudah tinggi. Untuk membantu menetralkan dengan menggunakan ramuan daun lidah buaya yang sudah di rebus. Tunggulah dingin lalu ambil sarinya dan di minum.

13. Aktif membantu mengurangi sick building syndrome
Salah satu manfaat nyata yang di hasilkan oleh lidah mertua ini adalah sebagai obat atau membantu mengatasi gejala sick building syndrome. Yakni suatu keadaan dimana ruangan yang di huni oleh orang orang memiliki kandungan karbon dioksida (CO2), nikotin, dan efek penggunaan AC yang tinggi. Hal ini bisa di atasi dengan meletakkan tanaman lidah buaya di tempat tempat seperti ini. Lalu sanseviera akan menyerap zat zat yang  tidak berguna tadi.
Share:

Akalipa (Acalipha Wilkesiana)

Akalipa (Acalipha Wilkesiana)

Akalipa (Acalipha Wilkesiana) atau ekor kucing adalah jenis tanaman hias yang termasuk dalam kelompok semak berkayu. Tanaman ini mempunyai ciri ciri pertumbuhan yang cepat. Tanaman hias ini tidak cocok kalau diletakkan didalam ruangan. Tanaman ini tumbuh dengan baik pada kelembaban tinggi.

Tumbuhan Acalypha Wikesiana Muell atau Akalifa berjenis perdu, dan mempunyai tinggi yaitu kurang lebih 5 meter. Berbatang tegak, berkayu, memiliki percabangan simpodial dan berwarna coklat. Berdaun tunggal dan teksture berbintik-bintik.. Mempunyai ukuran panjang 4-17cm dan lebar 2-12cm dan berwarna ungu. Akalifa memiliki bunga majemuk, berbentuk bulir, berkelamin dua, putik bertangkai, dan berwarna ungu. Buah akalifa itu berbentuk kotak, beruang tiga, berambut dan berwarna merah. Berakar tunggang dan berwarna coklat.

Kandungan kimia yang terkandung dalam Akalifa adalah saponin. Disamping itu daun dan bunganya  juga mengandung flavonoida dan tanin. Dan juga batangnya mengandung polifenol.

Akalifa atau Acalypha Wikesiana Muell berkhasiat sebagai obat penghilang noda-noda flek hitam pada kulit. Sama seperti tumbuhan lainnya. Bagian yang digunakan sebagai obat adalah pada bagian daunnya.

Untuk membuat obat penghilang noda-noda flek hitam, yang kita butuhkan adalah daunnya.. Ambil daun yang segar sebanyak kurang lebih 10 gram. Kemudian daun akalifa dicuci hingga bersih. Tambah kapur dan gambir sedikit. Lalu dilumatkan atau ditumbuk hingga lembut. Kemudian dioleskan pada bagian kulit yang terdapat noda flek hitam.

Tanaman ini dapat diperbanyak dengan stek, biasanya ditanam untuk menghiasi pekarangan ataupun sebagai pagar. Akalifata suka dengan cahaya ringan namun tidak boleh terkena sinar matahari langsung.

Kondisi udara yang kering akan mengakibatkan daun rontok dan timbulnya serangan tungau merah. Agar tanaman hias ini tetap dalam kondisi vigor perlu dilakukan pemangkasan yang teratur setiap tahun, pemangkasan dapat dilakukan sampai dengan  ½ ukuran. Bunga Akalipa yang mati dan bunga yang muncul pertama akan lebih baik jika dibuang.
Share:

Arsip Blog